Kecemasan (ANXIETY)

kecemasan merupakan perasaan gelisah yang merupakan reaksi ketidakmampuan individu dalam mengatasi masalah dengan baik, sehingga mengganggu rasa aman dalam dirinya.

Tanda-tanda kecemasan
1. Secara fisik : Keluar keringat dingin, berdebar-debar, mukanya pucat, berbicara menjadi gagap, tidur tidak nyenyak, nafsu makan hilang, dan sesak nafas.
2. Secara psikis : Tidak mampu memusatkan perhatian, tidak berdaya, rasa rendah diri, hilangnya rasa percaya diri, dan tidak tentram.

Penyebab timbulnya kecemasan
:
1. Kebiasaan
Kebiasaan dalam lingkungan dapat menimbulkan kecemasan pada seseorang apabila hal tersebut bertolak belakang dengan kehendak atau menekan dirinya. Adapun faktor yang dapat menimbulkan reaksi cemas terutama pada anak adalah :
a. Imitasi (disebabkan oleh orang tua atau orang disekitarnya yang mempunyai sifat pencemas).
b. Sikap overprotected orang tua (karena anak selalu dilarang dalam melakukan sesuatu).
c. Intimidasi Terhadap anak (Ancaman orang tua terhadap anak apabila tidak menurut)
d. Pengalaman yang mengerikan
2. Kondisi yang menahun, disebabkan karena seseorang tidak dapat menyesuaikan diri terhadap suatu kesalahan yang menyangkut masalah pribadi berupa pertahanan diri terhadap kondisi sosial.

Macam-macam kecemasan

1. State anxiety, muncul sebagai akibat reaksi yang dikeluarkan terhadap situasi tertentu saja.
2. Trait anxiety, bersifat menetap atau selalu ada pada diri seseorang.

Tingkat Kecemasan
1. Ringan
2. Sedang
3. Berat
4. Panik

Pencegahan

Penderita perlu ditunjukkan cara pemecahan masalah dengan meggunakan pemikiran yang logis sehingga adapat menimbulkan persepsi yang positif dalam pemecahan masalah pribadi. Kasih sayang dapat membantu anak untuk menambah kepercayaan diri.

Penyembuhan

1. Pendekatan perilaku
a. Systematic Desensitization (Sistim membuat peka)
b. Social Learning (Pendidikan sosial)
2. Pendekatan kognitif
Kegiatan yang diberikan oleh pembimbing atau orang tua berupa kepercayaan diri, kemampuan diri, instruksi pada diri sendiri, aktif dalam memcahkan masalah, mengadakan imajinasi terhadap sesuatu yang membahagiakan dan yang bersifat emosi.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s